Friday, February 13, 2026

Materi tentang puasa ramadhan

 1. Pengertian dan Hukum

  • Pengertian: Secara bahasa berarti ash-shaum (menahan). Secara istilah, menahan diri dari hal yang membatalkan puasa disertai niat karena Allah SWT.
  • Hukum: Wajib bagi setiap Muslim yang memenuhi syarat.
2. Syarat Wajib dan Syarat Sah
  • Syarat Wajib (siapa yang wajib): Beragama Islam, baligh (dewasa), berakal sehat, mampu (sehat/tidak sakit), dan tidak dalam perjalanan jauh (musafir).
  • Syarat Sah (puasa diterima): Beragama Islam, berakal, suci dari haid dan nifas, dan berniat.
3. Rukun Puasa Ramadhan
  • Niat: Dilakukan pada malam hari sebelum fajar.
  • Imsak: Menahan diri dari makan, minum, dan hal membatalkan puasa.
4. Hal yang Membatalkan Puasa
  • Makan dan minum dengan sengaja.
  • Muntah dengan sengaja.
  • Berhubungan suami istri di siang hari.
  • Keluar air mani dengan sengaja.
  • Keluar darah haid atau nifas.
  • Gila atau hilang akal.
5. Amalan Sunnah Ramadhan
  • Sahur (terutama mengakhirkannya).
  • Segera berbuka saat waktunya tiba.
  • Membaca Al-Quran (tadarus).
  • Shalat Tarawih dan Witir.
  • Memberi makan orang berbuka (ifthar).
  • I'tikaf di masjid (terutama 10 malam terakhir).
6. Hikmah Puasa Ramadhan
  • Meningkatkan ketaqwaan dan disiplin diri.
  • Membentuk kesabaran dan pengendalian hawa nafsu.
  • Menumbuhkan rasa empati terhadap kaum miskin.
  • Menjaga kesehatan tubuh (detoksifikasi).
7. Keringanan (Rukhshah)
Orang yang sakit, musafir, ibu hamil/menyusui, atau lansia diperbolehkan tidak berpuasa namun wajib mengqadha (mengganti) di hari lain atau membayar fidyah.
Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, di mana terdapat malam Lailatul Qadar, yang kemuliaannya lebih baik dari seribu bulan.

Sunday, February 1, 2026

Meningkatkan Ukhuwah, satukan tujuan, Wujudkan Harapan

 


Ukhuwah dibangun di atas landasan keimanan yang kuat dan interaksi yang intensif.
  • Ta'aruf (Saling Mengenal): Mengadakan kegiatan bonding atau makrab (malam keakraban) di awal kepengurusan untuk mengenal lebih dalam, tidak hanya nama, tapi juga kepribadian.
  • Tafahum (Saling Memahami): Membangun komunikasi terbuka untuk saling memahami kelebihan dan kekurangan anggota, serta menurunkan ego pribadi.
  • Ta'awun (Saling Menolong): Menciptakan budaya saling bantu dalam program kerja (proja) dan kehidupan sehari-hari (misal: menjenguk anggota yang sakit).
  • Takaful (Saling Menanggung): Mewujudkan perasaan sepenanggungan, bahwasanya masalah satu anggota adalah masalah bersama.
  • Itsar (Mendahulukan Orang Lain): Menumbuhkan sikap mendahulukan kepentingan bersama atau kepentingan anggota lain daripada diri sendiri. 
Tujuan utama Rohis (Rohani Islam) adalah
Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah Swt.

Harapan terhadap Rohis (Rohani Islam) adalah terbentuknya generasi muda yang berilmu, berakhlak mulia serta mampu menciptakan lingkungan yang religius, damai dan inspiratif.


by ; Safur Ro'yi, S.Pd.I

Thursday, January 29, 2026

Ringkasan Menguatkan Iman dengan Menjaga Kehormatan.

  

Sikap Muru'ah (Menjaga Kehormatan ) dibagi menjadi 3 :


1. Muru'ah terhadap diri sendiri. Maksudnya adalah mempertahankan serta melaksanakan perilaku yang mulia dan menghindari perilaku yang tercela di manapun dan kapanpun meskipun dalam keadaan sendiri.

2. Muru'ah terhadap sesama makhluk. Maksudnya adalah menjaga perilaku yang mulia dan menghindari perilaku yang tercela kepada orang lain baik di lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat.

3. Muru'ah terhadap Allah Swt. Maksudnya merasa malu kepada Allah Swt sehingga membuat seseorang untuk selalu melaksanakan semua perintahnya, menjauhi larangannya, dan merasa malu apabila berbuat maksiat kepadanya.



Tuesday, January 27, 2026

Rincian Materi Bab 7 (Menguatkan Iman):

 Rincian Materi Bab 7 (Menguatkan Iman):

  • Menjaga Kehormatan (Muru’ah): Mempertahankan harga diri dengan berperilaku mulia dan menghindari perilaku tercela, baik terhadap diri sendiri, sesama, maupun kepada Allah.
  • Ikhlas: Melakukan segala perbuatan ibadah atau kebaikan semata-mata karena Allah, tanpa mengharap pujian manusia.
  • Malu (Al-Haya'): Perasaan tidak nyaman yang mencegah seseorang dari berbuat dosa atau maksiat, serta malu jika meninggalkan perintah Allah.
  • Zuhud: Sikap tidak berlebihan terhadap duniawi, tidak diperbudak harta, dan menjadikan dunia hanya sebagai sarana menuju akhirat. 
Tujuan Pembelajaran:
Siswa diharapkan mampu menganalisis konsep-konsep tersebut, memahami dasar hukumnya (dalil), serta membiasakan diri menerapkannya dalam kehidupan sekolah dan masyarakat. 

Tuesday, September 23, 2025

Sudahkah anda bersyukur ?


                 

                                              Video hasil karya anak smapa @Fariz Afandi

Wednesday, August 6, 2025

Dalil Berlomba- lomba dalam Kebaikan & Etos Kerja

Dalil tentang berloma loma dalam kebaikan Q.S Al- Maidah ayat 48



Kami telah menurunkan kitab suci (Al-Qur’an) kepadamu (Nabi Muhammad) dengan (membawa) kebenaran sebagai pembenar kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya dan sebagai penjaganya (acuan kebenaran terhadapnya). Maka, putuskanlah (perkara) mereka menurut aturan yang diturunkan Allah dan janganlah engkau mengikuti hawa nafsu mereka dengan (meninggalkan) kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk setiap umat di antara kamu Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Seandainya Allah menghendaki, niscaya Dia menjadikanmu satu umat (saja). Akan tetapi, Allah hendak mengujimu tentang karunia yang telah Dia anugerahkan kepadamu. Maka, berlomba-lombalah dalam berbuat kebaikan. Hanya kepada Allah kamu semua kembali, lalu Dia memberitahukan kepadamu apa yang selama ini kamu perselisihkan.



Dalil Tentang Etos Kerja Q.S At- Taubah Ayat 105



Katakanlah (Nabi Muhammad), “Bekerjalah! Maka, Allah, rasul-Nya, dan orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu. Kamu akan dikembalikan kepada (Zat) yang mengetahui yang gaib dan yang nyata. Lalu, Dia akan memberitakan kepada kamu apa yang selama ini kamu kerjakan.”

Pengertian Ulul Albab

  


Ulul Albab : orang-orang yang memiliki akal sehat, pemahaman mendalam, dan kebijaksanaan dalam merenungkan tanda-tanda kebesaran Allah SWT, serta mampu mengintegrasikan antara akal, hati, dan perbuatan dalam kehidupan sehari-hariMereka adalah orang-orang yang berpikir kritis, memanfaatkan akalnya untuk memahami ciptaan Allah, dan selalu berusaha meningkatkan keimanan dan ketakwaannya.

Materi tentang puasa ramadhan

  1. Pengertian dan Hukum Pengertian:  Secara bahasa berarti  ash-shaum  (menahan). Secara istilah, menahan diri dari hal yang membatalkan p...